Friday, November 19, 2021

Pengaertian Fakta dan Opini : Ciri-Ciri, Perbedaan, dan Contohnya

Fakta merupakan pemberitahuan yang berupa situasi asli dari peristiwa yang terjadi. Fakta biasanya mencakup apa yang sebenarnya ada seta komunikasi  fakta biasanya tidak terbantahkan oleh siapa pun.

Suatu fakta, antara satu orang dengan orang lainnya pastinya sama, karena kasusnya jelas, tidak dapat disangkal dan dapat  diverifikasi kebenarannya.

Opini,  di sisi lain adalah tindakan atau pendapat orang tentang apa yang terjadi atau tidak terjadi. Opini sangat dipengaruhi oleh perasaan, pandangan, perspektif, keinginan, sikap, pengalaman, pemahaman, keyakinan setiap individu.

Jadi, opini antara satu orang dengan yang lain mengarah tidak serupa karena dipengaruhi pola pikir, pengetahuan, dan lingkungan dalam menanggapi suatu persoalan.

Nah, untuk lebih menguasai dalam mengenai fakta dan opini, perlu mengetahui ciri-ciri dan perbedaannya.

 

Ciri-ciri Fakta


Ciri-ciri Fakta :

  1. Dapat dibuktikan kebenarannya.
  2. Mempunyai data yang kuantitatif (berupa angka) dan kualitatif (berupa pernyataan).
  3. Mempunyai informasi  akurat tentang  waktu, tanggal, lokasi dan peristiwa.
  4. Berdasarkan dari sumber terpercaya atau bisa dibuktikan
  5. Bersifat objektif, yakni data yang aktual, tidak dibuat-buat dan dilengkapi dengan gambar objek.
  6. Umumnya dapat menjawab rumus pertanyaan 5W + 1H (What, When, Where, Who, Why, How).
  7. Mewakili suatu kejadian yang sedang atau telah dan pernah terjadi.
  8. Informasi berasal dari kejadian yang sebenarnya.

 

 

 

Ciri-ciri fakta dalam Kalimat

        Mempunyai  Data yang Akurat

Kalimat fakta, terdapat data yang akurat dalam suatu kejadian. Data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian, atau data tervalidasi lainnya

        Bersifat Objektif

Tujuan maksud dari pernyataan berdasarkan fakta adalah bahwa pernyataan yang terkandung di dalamnya bersifat umum dan diakui oleh banyak pihak, terutama masyarakat atau lembaga sebagai keasliannya.

      Benar-benar Terjadi

Jika pernyataan yang terdapat dalam suatu pernyataan benar-benar terjadi menggambarkan keadaan yang sebenarnya terjadi, maka pernyataan tersebut dapat dianggap sebagai fakta. Apa yang sebenarnya terjadi berarti seseorang melihatnya dengan mata kepala sendiri dan mendengar berita dari pihak berwenang

 

Ciri-ciri Opini


 

Ciri-ciri Opini :

  1. Tidak dapat dibuktikan keasliannya
  2. Bersifat subjektif dan biasanya melibatkan pendapat, saran, dan penjelasan.
  3. Tidak ada narasumber.
  4. Mengandung  pendapat tentang kejadian yang terjadi.
  5. Menunjukkan suatu kejadian yang tidak pasti akan terjadi atau akan terjadi di masa yang akan datang.
  6. Merupakan ide atau pendapat individu atau pendapat kelompok.
  7. Tidak ada bukti dari informasi yang diberikan.
  8. Umumnya ditandai dengan penggunaan kata-kata : mungkin, bisa jadi, sepertinya, memang seharusnya begitu, sebaiknya.

 

 

Ciri-ciri Opini dalam Kalimat

        Mengandung Pendapat Pribadi

Opini mengandung banyak pendapat tentang diri sendiri dan orang lain. Dalam beberapa kasus, ungkapan opini terlihat seperti fakta karena sudah menjadi pernyataan orang terkenal. Padahal, kata-kata orang itu hanyalah opini yang belum bisa membuktikan kebenarannya.

     Bersifat subjektif

Sifat subjektif ciri kedua dari kalimat opini mirip dengan ciri pertama yaitu pernyataan-pernyataan yang disajikan dalam kalimat cenderung subjektif. Artinya apa yang dikatakan berasal dari satu pihak dan karenanya tidak netral.

        Memiliki Kata Bersifat Relatif

Kalimat opini yang memiliki kata relatif, seseorang cenderung menemukan kata yang relatif. Arti relatif di sini adalah bahwa kata dan frasa cenderung berubah tergantung pada siapa yang mengucapkannya. Kata-kata relatif mencakup kebanyakan, lebih, sesuatu, atau sesuatu secara umum.

 

 

Perbedaan Fakta Dan Opini

Fakta adalah potret situasi dan peristiwa. Oleh karena itu, faktanya terlihat atau diketahui banyak pihak dan sulit untuk dibantah. Namun, fakta dapat berubah seiring ditemukannya fakta baru, lebih jelas, dan lebih akurat. Sedangkan opini adalah pendapat yang belum benar adanya. Pendapat pribadi tersebut dapat benar bahkan dapat juga salah. Alasannya, setiap orang mempunyai pendapat sendiri dan berbeda-beda. Opini bisa dikatakan benar jika didukung adanya fakta yang kuat dan meyakinkan.

 

 

 

Contoh Kalimat Fakta dan Opini

 

Contoh kalimat fakta :

  1. Gajah merupakan hewan yang berkaki empat.
  2. Indonesia adalah negara kepulauan, terdiri dari lima pulau besar, yaitu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya dan Jawa.
  3. Gula dapat mempermanis minuman.
  4. Harga sebuah pensil adalah dua ribu rupiah.
  5. Manusia membutuhkan oksigen
  6. Negara Republik Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.
  7. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan dan bahasa resmi dalam kehidupan sehari-hari.
  8. Matahari terbit di sebelah timur dan terbenam di sebelah barat.
  9. Ayam dan burung termasuk dalam kategori binatang yang berkembang biak dengan cara bertelur.
  10. Landak memiliki duri di tubuhnya dan merupakan alat untuk melindungi diri dari serangan hewan lain.

Contoh kalimat opini :

  1. Saya ingin pergi ke luar negeri besok.
  2. Rumah itu sangat besar.
  3. Indonesia adalah negara yang indah.
  4. Mobilnya sangat cepat.
  5. Masakan ibu enak. 
  6. Tampaknya akan turun hujan lebat pada sore hari dengan angin kencang. 
  7. Makanan itu akan terasa lebih gurih jika ditambahkan sedikit perasan air jeruk.
  8. Bunga mawar adalah bunga yang paling indah dibandingkan bunga yang lain.
  9. Matematika dan Bahasa Inggris adalah mata pelajaran yang tidak disukai banyak siswa.
  10. Rumah yang sudah lama kosong diyakini berhantu.

0 comments:

Post a Comment