Sunday, December 26, 2021

Kenapa Manusia Bisa Merasa Jijik dan Itu Penting?

Coba lihat kedua gambar tempat makan ini 


 

kalau harga dan rasanya sama mana yang kira-kira bakal kita pilih sewajarnya kemungkinan besar kita bakal milih tempat makanan yang bersih karena kalau hidung diserang bau kita udah keburu enggak nafsu berpikiran bakal mules atau mual karena jijik tapi terus kenapa sebenarnya kita merasa jijik. Ternyata rasa jijik itu adalah warisan evolusi yang aktifin insting kita untuk bertahan hidup, rasain ibarat alarm mengasih kita peringatan kalau sesuatu yang mau kita sentuh atau makan itu berpotensi bikin kita sakit dan kebanyakan benda yang bikin kita sakit itu biasanya punya bau, tekstur, rasa atau tampilan yang mirip, contohnya bau busuk atau bangkai binatang akhirnya otak kita udah terprogram buat dihindari mereka, tapi kalau ada hubungannya sama kesehatan kenapa kita sering juga jijik sama sesuatu yang sebenernya nggak bakal nularin penyakit. Nah karena menurut sebuah penelitian rasa jijik itu bisa dibagi jadi enam kategori diantaranya kebersihan (orang yang jarang mandi/jorok), binatang (binatang berlendir atau tikus yang bisa bawa penyakit), kegiatan sex (prostitusi atau pergaulan bebas), luka (nanah, koreng, darah), penampilan tidak normal (anggota tubuh gak lengkap atau perilaku aneh) dan makanan (makanan busuk atau kadaluarsa). Selain menjaga kesehatan tubuh ternyata orang juga bisa jijik terhadap sesuatu yang enggak umum dan familier dari makanan baru yang belum pernah kita coba sampai gaya hidup orang lain. Rasa jijik pun ini juga terbentuk karena faktor lingkungan dimana kita dibesarkan, jadi ya Kita mungkin gak ingat tapi pas masih bayi tentu banyak hal yang menjijikkan yang kita lakukan barulah semakin gede kita mulai diajari mana yang kotor dan mana yang bersih. Ngomong-ngomong soal jijik ternyata nggak cuma manusia aja yang punya emosi ini, penelitian nunjukin kalo jenis kera Bonobo juga suka pilih-pilih makanan yang lebih bersih. Mereka bahkan enggak mau megang makanan yang mereka anggap jijik sampai-sampai mereka memakai alat buat menyentuhnya. Terus selain keras seorang peneliti bilang kalau beberapa mamalia termasuk manusia suka cenderung ngejauhin makanan yang baru, contohnya itu tikus yang walaupun suka ngubak-ngubak sampah ternyata mereka suka pilih-pilih dan jijik dengan makanan baru. Ternyata rasa jijik emang ada buat melindungi diri kita dari penyakit dan merasa nyaman dilingkungan kita. Tapi disisi lain rasa jijik yang berlebihan juga bisa ngalahin kita buat nyoba-nyoba hal yang baru, sampai nemuin makanan favorit baru.

Terima kasih telah membaca artikel ini, jangan lupa share, follow dan semoga bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment